Amerika Serikat – Harapan industri pariwisata dan transportasi untuk meraup keuntungan besar dari penyelenggaraan turnamen sepak bola dunia di Amerika Serikat belum sepenuhnya terwujud. Sejumlah hotel dan maskapai penerbangan dilaporkan tidak menikmati lonjakan permintaan yang sebelumnya diperkirakan akan terjadi selama ajang berlangsung.
Sebelum turnamen dimulai, pelaku industri memperkirakan kedatangan ribuan hingga jutaan suporter dari berbagai negara akan mendorong tingkat okupansi hotel, penjualan tiket pesawat, serta aktivitas wisata di kota-kota tuan rumah. Namun realisasinya tidak sesuai ekspektasi.
Beberapa hotel di sekitar lokasi pertandingan melaporkan tingkat hunian yang masih berada di bawah proyeksi awal. Kondisi serupa juga dirasakan sejumlah maskapai yang berharap mendapatkan peningkatan signifikan pada rute-rute domestik maupun internasional selama periode kompetisi berlangsung.
Pengamat industri menilai terdapat beberapa faktor yang memengaruhi situasi tersebut. Tingginya biaya perjalanan dan akomodasi di beberapa kota tuan rumah menjadi salah satu alasan yang membuat sebagian suporter memilih membatasi perjalanan atau hanya datang untuk pertandingan tertentu. Selain itu, banyak penggemar kini memilih menyaksikan pertandingan melalui siaran televisi maupun platform digital daripada melakukan perjalanan langsung ke stadion.
Di sisi lain, distribusi pertandingan yang tersebar di berbagai wilayah Amerika Serikat juga membuat pergerakan suporter tidak terkonsentrasi di satu kota. Akibatnya, manfaat ekonomi yang diharapkan tidak dirasakan secara merata oleh sektor perhotelan dan penerbangan.
Meski demikian, sejumlah pelaku usaha tetap optimistis dampak ekonomi jangka panjang dari penyelenggaraan turnamen internasional akan tetap positif. Paparan global yang diperoleh kota-kota tuan rumah dinilai dapat meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung di masa mendatang, sekaligus memperkuat posisi Amerika Serikat sebagai destinasi penyelenggara event olahraga berskala besar.
Beberapa analis juga menilai efek ekonomi dari turnamen semacam ini sering kali baru terlihat setelah kompetisi berakhir. Infrastruktur yang telah dibangun, promosi destinasi wisata, serta peningkatan aktivitas bisnis diyakini dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang meskipun keuntungan langsung selama turnamen tidak sebesar yang diperkirakan.
Dengan kondisi tersebut, industri hotel dan maskapai di Amerika Serikat untuk sementara harus menunda harapan memperoleh “durian runtuh” dari gelaran sepak bola dunia, sembari menunggu potensi manfaat ekonomi yang lebih luas dalam beberapa tahun ke depan.








