Harga Bahan Pokok Naik Jelang Hari Besar Nasional, Pemerintah Beri Peluang Operasi Pasar

Wamendag: Butuh kerja sama untuk antisipasi kenaikan harga bahan pokok -  ANTARA News
Jakarta, Juli 2025
– Menjelang rangkaian hari besar nasional seperti Idul Adha dan HUT RI, beberapa komoditas pangan strategis mengalami peningkatan harga. Kenaikan ini mendorong pemerintah untuk melanjutkan pengendalian harga melalui operasi pasar dan pengawasan distribusi.


📌 Komoditas Utama yang Naik

  • Daging sapi tercatat naik signifikan menjelang Idul Adha pada awal Juni. Harga nasional mencapai Rp 135.600 per kg (naik ±0,2 %), bahkan di Jakarta sempat mencapai Rp 138.167 per kg, naik sekitar Rp 8.700 dari hari sebelumnya RRI+2tirto.id+2KOMPAS.com+2.

  • Untuk bawang merah dan cabai rawit, kenaikan tajam juga terjadi. Pada Maret, bawang merah meningkat 12,7 % menjadi Rp 42.397 per kg; bawang putih juga naik dari Rp 43.274 ke Rp 43.950 per kg tirto.id+2GoodStats Data+2Detik+2. Sementara cabai rawit sempat naik 23 % menjadi Rp 81.700 per kg menjelang Lebaran ppid.samarindakota.go.id+8Antara News+8Garuda TV+8.

  • Minyak goreng kemasan mengalami lonjakan paling tajam, naik 76,9 % dari Rp 11.687 ke Rp 20.671 per kg dalam rentang waktu sebulan menjelang Lebaran GoodStats Data.

  • Komoditas seperti beras juga mengalami kenaikan tipis: beras medium naik dari Rp 13.651 menjadi Rp 13.728 per kg, dan beras premium dari Rp 15.538 ke Rp 15.575 per kg tirto.id+3GoodStats Data+3KOMPAS.com+3.


🛒 Penyebab Kenaikan Harga

  1. Permintaan meningkat seiring persiapan perayaan. Konsumsi pangan rumah tangga melonjak, memicu kekurangan pasokan tirto.id+1Antara News+1.

  2. Gangguan pasokan akibat musim hujan yang tak menentu, seperti pada komoditas cabai dan bawang seperti disampaikan Kementerian Perdagangan Antara News.

  3. Spekulasi harga lokal, terutama di daerah-daerah lumbung pangan saat permintaan tinggi dan distribusi terhambat.


🏛️ Respons Pemerintah

  • Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan bahwa secara nasional harga relatif stabil, meskipun beberapa komoditas mengalami lonjakan signifikan seperti cabai rawit Antara News.

  • Pemerintah memperkuat operasi pasar dan pengawasan harga hingga ke tingkat daerah, bekerjasama dengan BUMN untuk menyalurkan bahan pokok di bawah HET Antara News.

  • Kementerian Pertanian juga melibatkan BUMN dalam mendukung logistik dan distribusi pangan murah hingga hari raya Antara News.


📊 Dampak ke Masyarakat

  • Daya beli rumah tangga terdampak, terutama kelas menengah ke bawah yang mengandalkan bahan pokok sebagai kebutuhan utama.

  • Inflasi pangan berpotensi meningkat, sehingga pemerintah memperluas cakupan operasi pasar.

  • Pengusaha UMKM dan pasar tradisional terimbas karena margin pasokan melemah akibat lonjakan harga.


Kesimpulan

Kenaikan harga bahan pokok di masa hari besar nasional merupakan fenomena musiman yang wajar, tetapi jika tidak dikontrol bisa memengaruhi stabilitas sosial dan inflasi. Respons cepat dari pemerintah melalui operasi pasar, pengawasan distribusi, serta kolaborasi dengan BUMN menjadi kunci menjaga kestabilan pasokan dan harga pangan.

Related Posts

Penyelenggaraan Event Budaya Global di Indonesia: Dampak Ekonomi dan Sosial

Penyelenggaraan event budaya global di Indonesia telah menjadi salah satu strategi efektif dalam mempromosikan pariwisata, memperkenalkan budaya lokal, dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Berbagai festival dan acara internasional yang digelar di…

Proyeksi Pertumbuhan AS: Hanya 1,3–1,8 % tahun 2025

Proyeksi pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) pada tahun 2025 menunjukkan angka yang relatif rendah, berkisar antara 1,3% hingga 1,8%. Beberapa lembaga internasional dan domestik telah menurunkan estimasi mereka terkait pertumbuhan…

You Missed

Bohong – Ashanty & Anang Hermansyah: Konflik dalam Hubungan

Jangan Menyerah – Gigi: Lagu Motivasi untuk Bangkit

Selamat Ulang Tahun – Jamrud: Lagu Perayaan Penuh Energi

Bali United Raih Kemenangan Penting Saat Menghadapi Persib Bandung

PSM Makassar Mendapatkan Kemenangan Dramatis atas Persebaya Surabaya dalam Laga Penuh Ketegangan

Rindu – Agnes Monica: Kerinduan yang Tak Pernah Padam