Meningkatnya Kasus Burnout di Kalangan Gen Z: Pakar Sarankan Mindful Break dan Digital Detox

Tanggal: 5 Juli 2025

Jakarta — Sebuah survei nasional yang dirilis oleh Lembaga Psikologi Terapan Indonesia (LPTI) menunjukkan angka mengejutkan: 62% Gen Z di Indonesia mengalami gejala burnout ringan hingga sedang, dan 24% di antaranya tergolong kronis. Fenomena ini mengindikasikan bahwa kelelahan mental bukan lagi masalah eksklusif pekerja kantoran, melainkan juga pelajar, mahasiswa, hingga pekerja lepas.

Apa Itu Burnout dan Mengapa Gen Z Rentan?

Burnout adalah kondisi stres kronis akibat tekanan mental dan emosional yang tidak terkelola dengan baik. Gejalanya meliputi kelelahan ekstrim, kehilangan motivasi, perasaan sinis terhadap pekerjaan, dan turunnya produktivitas.

Menurut psikolog klinis dari Universitas Airlangga, dr. Anggita Meirina, M.Psi., Gen Z mengalami tekanan dari berbagai arah: ketidakpastian karier, ekspektasi sosial yang tinggi, hingga kecanduan media sosial yang berlebihan.

“Mereka tumbuh dalam dunia digital yang sangat cepat. Semua harus instan, serba produktif, tapi juga harus tetap tampil sempurna di depan kamera. Ini menciptakan tekanan psikis luar biasa,” jelas dr. Anggita.

Media Sosial: Sumber Inspirasi atau Pemicu Stres?

Instagram, TikTok, dan X (Twitter) menjadi platform favorit Gen Z, namun juga menjadi sumber perbandingan sosial yang merugikan. Banyak yang merasa tertinggal dalam karier, finansial, atau pencapaian pribadi karena melihat kehidupan “sempurna” orang lain.

“Saya merasa gagal hanya karena orang-orang seusia saya di media sosial sudah punya bisnis, rumah, atau followers ratusan ribu,” ujar Ria (22), mahasiswi di Jakarta yang mengaku mengalami burnout sejak 2023.

Fitur notifikasi tanpa henti, tekanan untuk selalu online, dan tuntutan menjadi produktif secara digital membuat otak tak pernah benar-benar beristirahat.

Strategi Penanganan: Mindful Break dan Digital Detox

Pakar kesehatan mental merekomendasikan dua strategi utama: mindful break dan digital detox. Mindful break berarti menyisipkan jeda sadar di tengah aktivitas sehari-hari, seperti menarik napas panjang, meditasi 5 menit, atau berjalan kaki tanpa ponsel.

Sedangkan digital detox mendorong individu untuk secara sadar membatasi penggunaan gawai — misalnya tidak membuka media sosial setelah jam 8 malam, atau mengambil libur akhir pekan tanpa layar.

“Dengan digital detox 1-2 hari seminggu, hormon kortisol akan turun. Ini memperbaiki kualitas tidur dan kesehatan mental,” ujar dr. Anggita.

Peran Institusi dan Perusahaan

Beberapa kampus dan perusahaan progresif mulai menerapkan kebijakan wellness day, mental health leave, hingga jam kerja fleksibel. Startup seperti MindSpace dan RuangTenang bahkan menyediakan sesi konseling daring dan pelatihan meditasi gratis untuk karyawan dan mahasiswa.

Kementerian Kesehatan pun mendukung kampanye #PulihBersamaDigital, yang bertujuan mengurangi kecanduan gawai dan memperkenalkan gaya hidup sadar teknologi di kalangan anak muda.


Kesimpulan:
Burnout bukan sekadar lelah, tetapi krisis mental yang semakin umum terjadi, khususnya pada generasi muda. Solusinya bukan hanya pada istirahat fisik, tetapi juga pengelolaan pikiran dan pemutusan dari tekanan digital. Saatnya Gen Z belajar bahwa tidak produktif pun adalah bagian dari hidup yang sehat.

Related Posts

“Tren Slow Living 2025: Gaya Hidup Pelan Tapi Pasti Kembali Digemari Anak Muda”

09 Juli 2025 Di tengah hiruk-pikuk kehidupan digital yang serba cepat, generasi muda Indonesia mulai mencari keseimbangan hidup lewat gaya hidup slow living. Bukan sekadar tren, slow living kini telah…

Benarkah Makan Kangkung Bikin Ngantuk dan Lemas? Ini Penjelasan Ilmiah di Baliknya

Fakta atau Mitos? Efek Kangkung Terhadap Tubuh Tidak Sesederhana yang Dibayangkan Jakarta – Kangkung (Ipomoea aquatica) adalah salah satu sayuran hijau yang paling sering dikonsumsi masyarakat Indonesia. Rasanya yang lezat…

You Missed

Bohong – Ashanty & Anang Hermansyah: Konflik dalam Hubungan

Jangan Menyerah – Gigi: Lagu Motivasi untuk Bangkit

Selamat Ulang Tahun – Jamrud: Lagu Perayaan Penuh Energi

Bali United Raih Kemenangan Penting Saat Menghadapi Persib Bandung

PSM Makassar Mendapatkan Kemenangan Dramatis atas Persebaya Surabaya dalam Laga Penuh Ketegangan

Rindu – Agnes Monica: Kerinduan yang Tak Pernah Padam