Jakarta, 10 Mei 2026 – Kota kelahiran Pope Leo XIV menggelar rangkaian ziarah dan perayaan khusus untuk memperingati satu tahun kepemimpinannya sebagai pemimpin Gereja Katolik dunia. Ribuan umat dan peziarah dari berbagai daerah dilaporkan hadir mengikuti kegiatan religius tersebut.
Perayaan berlangsung khidmat dengan berbagai agenda doa bersama, misa syukur, hingga prosesi ziarah ke sejumlah lokasi yang berkaitan dengan masa kecil dan perjalanan hidup Paus Leo XIV. Pemerintah kota dan otoritas gereja setempat menyebut momentum tersebut menjadi bentuk penghormatan atas kepemimpinan sang paus selama satu tahun terakhir.
Sejak terpilih menjadi pemimpin Gereja Katolik, Paus Leo XIV dikenal aktif menyuarakan pesan perdamaian, persatuan, dan kepedulian terhadap isu kemanusiaan global. Kepemimpinannya disebut mendapat perhatian luas dari umat Katolik di berbagai negara.
Banyak peziarah mengaku datang untuk merasakan suasana spiritual sekaligus mengenang perjalanan hidup Paus Leo XIV dari kota kelahirannya hingga menjadi pemimpin tertinggi Gereja Katolik. Kehadiran umat dari berbagai negara juga memberi dampak positif terhadap aktivitas ekonomi dan pariwisata lokal.
Selain kegiatan keagamaan, sejumlah acara budaya dan sosial turut digelar untuk menyambut para peziarah. Pemerintah daerah menyebut momentum tersebut menjadi kesempatan memperkenalkan sejarah dan identitas kota kepada dunia internasional.
Pengamat sosial keagamaan menilai tradisi ziarah seperti ini memiliki makna penting dalam memperkuat ikatan spiritual umat sekaligus menjaga warisan sejarah Gereja Katolik. Sosok paus sering kali menjadi simbol persatuan dan inspirasi bagi banyak umat di berbagai belahan dunia.
Perayaan setahun kepemimpinan Paus Leo XIV berlangsung dalam suasana penuh doa dan harapan. Banyak umat berharap kepemimpinan sang paus dapat terus membawa pesan perdamaian dan memperkuat solidaritas global di tengah berbagai tantangan dunia saat ini.






