Jakarta, 13 Mei 2026 – Mantan pemain Real Madrid, Alvaro Arbeloa, menanggapi sorotan terhadap musim tanpa gelar yang dialami klub asal Spanyol tersebut. Menurut Arbeloa, situasi seperti itu merupakan hal yang wajar dalam sepak bola karena banyak klub lain bahkan harus menunggu lebih lama untuk meraih trofi.
Pernyataan Arbeloa muncul di tengah kritik dan tekanan terhadap Real Madrid setelah gagal menutup musim dengan gelar juara. Sebagai klub dengan sejarah panjang dan koleksi trofi yang sangat banyak, Madrid memang selalu berada di bawah ekspektasi tinggi dari suporter dan media setiap musimnya.
Arbeloa menilai standar tinggi yang dimiliki Real Madrid membuat musim tanpa trofi sering dianggap sebagai kegagalan besar. Namun ia mengingatkan bahwa sepak bola selalu berjalan dalam siklus kompetitif dan tidak ada tim yang bisa mendominasi terus-menerus tanpa menghadapi masa sulit.
Menurutnya, Real Madrid tetap memiliki fondasi kuat untuk kembali bersaing di level tertinggi. Kombinasi pemain muda, pengalaman skuad, dan budaya juara yang dimiliki klub dinilai masih menjadi modal besar bagi Madrid untuk bangkit pada musim berikutnya.
Pengamat sepak bola menilai tekanan besar memang selalu menjadi bagian dari kehidupan klub elite seperti Real Madrid. Namun mereka juga menekankan bahwa kegagalan meraih gelar dalam satu musim tidak langsung menghapus kualitas tim, terutama bagi klub dengan sejarah dan tradisi kompetitif yang sangat kuat di level domestik maupun Eropa.







