Jakarta, 1 Mei 2026 — Shin Tae-yong resmi ditunjuk sebagai penasihat teknik untuk tim nasional Football 7 Indonesia. Peran barunya ini menegaskan bahwa ia tidak akan bertugas sebagai pelatih utama, melainkan memberikan arahan strategis dalam pengembangan tim.
Keputusan ini diumumkan oleh federasi terkait sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sepak bola varian Football 7 yang kini mulai berkembang di Indonesia.
Peran Baru yang Lebih Strategis
Dalam posisi barunya, Shin Tae-yong akan berfokus pada aspek teknis secara menyeluruh, mulai dari pembinaan pemain, pengembangan sistem permainan, hingga peningkatan kualitas pelatih lokal. Ia diharapkan mampu mentransfer pengalaman internasionalnya untuk memperkuat fondasi tim.
Pihak federasi menilai bahwa kehadiran Shin sebagai penasihat teknik akan memberikan dampak jangka panjang, terutama dalam membangun sistem yang berkelanjutan.
Bukan Pelatih, Tapi Tetap Berpengaruh
Meski tidak turun langsung sebagai pelatih di lapangan, peran penasihat teknik tetap memiliki pengaruh besar terhadap performa tim. Shin akan memberikan rekomendasi strategi, analisis pertandingan, serta arahan dalam pemilihan pemain dan metode latihan.
Hal ini juga memungkinkan dirinya untuk tetap fokus pada agenda lain yang berkaitan dengan pengembangan sepak bola Indonesia secara lebih luas.
Fokus Pengembangan Football 7
Football 7 merupakan format sepak bola dengan tujuh pemain yang semakin populer, baik di level rekreasi maupun kompetitif. Indonesia melihat potensi besar dari cabang ini untuk dikembangkan ke tingkat internasional.
Dengan pengalaman Shin Tae-yong yang pernah menangani berbagai tim nasional, termasuk Tim Nasional Indonesia, diharapkan Football 7 Indonesia mampu berkembang lebih cepat dan kompetitif.
Harapan dan Target ke Depan
Federasi menargetkan peningkatan prestasi dalam turnamen regional maupun internasional. Kehadiran Shin diharapkan dapat mempercepat proses adaptasi taktik modern serta meningkatkan mental bertanding para pemain.
Sementara itu, Shin Tae-yong sendiri menyatakan komitmennya untuk membantu perkembangan sepak bola Indonesia dari berbagai sisi, termasuk melalui peran barunya ini.
Langkah ini menjadi sinyal bahwa Indonesia serius dalam mengembangkan berbagai format sepak bola, tidak hanya di level 11 lawan 11, tetapi juga varian lain yang memiliki potensi besar di masa depan.


